Banner
link e-learning rmh banjarHeader SIPS
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Fitur apa yang paling Anda sukai dalam web ini?
Profil Sekolah
Info Sekolah
Konten Berita
Konten Artikel
Materi Pelajaran
Forum Spensix
  Lihat
Statistik

Total Hits : 209437
Pengunjung : 39550
Hari ini : 28
Hits hari ini : 121
Member Online : 2
IP : 23.23.12.202
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

syaifullah_spensix    
Agenda
23 December 2014
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

SMPN 6 Pesan Anti Bullying

Tanggal : 06/03/2013, 12:50:35, dibaca 459 kali.

Banjarmasin, BPost - Sarifah Anisa, siswa kelas VI SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin bersama teman-temannya begitu antusias mengikuti sosialisasi tentang bullying atau perundungan terhadap teman sekelas yang disampaikan siswa SMPN 6 Banjarmasin, Sabtu (2/6).

Terlebih lagi fasilitator Goldi Liong, kelas VII F SMPN 6 tentang bullying  menyampaikan sesuai dengan bahasa anak-anak sekolah dasar.

"Kami sangat senang dengan sosialisasi yang berkenaan dengan tingkah laku kami sehari-hari. Adanya kegiatan ini membuat kami tahu apa bullying, tak boleh mengganggu teman yang lemah itu salah," papar Sarifah yang diiakan temannya, Risna Isnani.

Apalagi, katanya, dalam sosialisasi ini diselengi permainan games dan ada hadiah membuat dirinya tambah semangat mengikutinya.

Kepala SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, Nana Lestari SPd menambahkan, pihaknya sangat senang dengan sosialisasi tentang bullying yang disampaikan siswa SMPN 6 ini.

"Kegiatan seperti ini sebaiknya lebih gencar lagi dilakukan agar tercipta kedamaian di sekolah-sekolah di Banjarmasin. Tidak ada anak yang mengganggu temannya di kelas," tandas Nana didampingi guru kesiswaan, M Darmaji.

Salah seorang guru SMPN 6 Banjarmasin, Hartati Wiji Wahyuni mengungkapkan sosialisasi bullying dilakukan di SDN Melayu 5, SDN Melayu 11 dan SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin.

"Sebelumnya kami juga melakukan sosialisasi ke SMPN 3, SMPN 10 dan SMPN 26 Banjarmasin," katanya.

Menurut Hartati yang mengajar Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) SMPN 6 ini, selama sosialisasi disambut gembira siswa lainnya. "Respon sekolah dan siswa SD maupun SMP cukup baik, malah siswa SDN Seberang Mesjid cukup komunikatif menjawab. Rencananya kami akan melakukan sosialisasi ke SD-SD lainnya, teman ke SDN Kelayan yang pernah mencuat kasus bullying," katanya.

Ketua OSIS SMPN 6 Banjarmasin, Abdurrahman Faqih mengungkapkan sewaktu pertama kali menjadi fasilitator di SMPN 10 lalu sempat gugup. "Namun, ini sebagai modal mempertebal kepercayaan diri saya tampil di tengah orang banyak," tandas siswa kelas VIII.

Ikhsan Ansyari Anwar, siswa kelas VII SMPN 6 Banjarmasin yang menjadi fasilitator utama dalam sosialisasi bullying di SMPN 10 Banjarmasin menambahkan, beberapa tips atau cara mencegahnya bila menemukan ada temannya yang menjahili rekan-rekannya. Pertama-tama menegur dengan sopan terhadap rekannya tersebut. Bila tak mempan juga, melaporkan dengan guru atau kepala sekolah.

"Bisa juga mengikuti ekstrakurikuler bela diri atau pramuka supaya pede dan membuat kelompok anti bullying di sekolah," paparnya.

Ditambahkan Ikhsan yang memberi pemaparan terhadap siswa kelas VIII SMPN 10 tersebut, mendapat respon postiif. Terlebih lagi dalam pemaparan tentang bullying tersebut itu juga diselingi permainan games yang disampaikan rekan-rekannya dari SMPN 6 lainnya supaya peserta tidak bosan.

Ikhsan menjelaskan bullying atau perundungan adalah merendahkan atau menindas teman yang lebih lemah dari pada dirinya. (ful)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Admin -  [smpn6banjarmasin@gmail.com]  Tanggal : 04/06/2013
Thanks komentarnya

Pengirim : Hartati -  [wiji_09@yahoo.co.id]  Tanggal : 03/06/2013
IBU BANGGA PADA KALIAN SEMUA!!!

Pengirim : Hartati -  [wiji_09@yahoo.co.id]  Tanggal : 03/06/2013
Kelompok damai telah mulai menjalankan aksi, selamat dan sukses, kegiatan ini harus tetap berlanjut untuk menjadikan sekolah yang DAMAI, iBU bANGG ADA ALAN SEMUA!!


   Kembali ke Atas